Dasar Teori
Spanning Tree Protocol adalah sebuah protokol yang berada di jaringan switch yang memungkinkan semua perangkat untuk berkomunikasi antara satu sama lain agar dapat mendeteksi dan mengelola redundant link dalam jaringan.
Yang perlu diketahui tentang istilah istilah yang ada di STP ini adalah :
⦁ BPDU ( Bridge Protocol Data Unit ) , berisi tentang Informasi Priority dan Mac-Address dari Switch itu sendiri.
Jenis Switch yang berada di STP :
⦁ Root Bridge : Yaitu switch yang terbaik diantara switch yg lain. Root bridge dipilih berdasarkan Priority terendah (default = 32768) , jika priority nya sama makan akan dipilih berdasarkan MAC-Address Terendah. Semua portnya adalah Designated Port. Hanya ada 1 Root Bridge dalam 1 jaringan STP.
⦁ Non-Root Bridge : Yaitu switch switch yang lain , selain Root Bridge.
Jenis Port yang ada di STP :
⦁ Designated Port : Yaitu port yang terbaik , port yang memiliki Cost terbaik (priority terendah). Port ini digunakan untuk mem-forward paket data.
⦁ Root Port : Yaitu port milik switch yang terhubung ke Root Bridge.
⦁ Blocking Port : Yaitu Port yang akan diblok , dipilih berdasarkan priority dan MAC-Address Terbesar dari Switch itu.
Alat dan Bahan
1 Komputer PC / Laptop
2 Aplikasi Packet Tracer 7
Topologi Jaringan

Keselamatan Kerja
⦁ Berdo’a sebelum kegiatan praktik di mulai
⦁ Menggunakan alat praktik sesuai fungsinya dengan baik
⦁ Mengikuti arahan dan tugas dari guru/instruktur
⦁ Jika ada yang belum dimengerti bisa bertanya ke guru/instruktur
⦁ Berdo’a setelah kegiatan praktik selesai
Langkah Kerja
Cek Device Switch di Cisco Packet Tracer. Masukkan 2 Switch kemudian buat topologi seperti dibawah ini menggunakan 2 Link.

Dari gambar diatas bisa kita lihat bahwa Switch Cisco akan secara otomatis menjalankan fitur STP ketika kita membuat Link Redudancy. Di Lab ini akan melakukan pengecekan. Untuk pengecekan dapat gunakan perintah berikut.
PENGECEKAN DI SWITCH – 1 :

Bisa kita lihat diatas , bahwa Interface fa0/2 di switch 1 lah yang mengalami Blocking. Dan Interface Fa0/1 lah yang menjadi Forward. Kemudian kita cek di Switch yang kedua.

Kita bisa lihat perbedaan di Antara keduanya , di switch 2 akan ada kalimat “This Bridge is Root” yang artinya bahwa Switch ini lah menjadi Root Bridge. Karena memiliki MAC-Address yang ter-rendah. Dan semua Port nya berstatus Forward. Untuk lebih jelas mengenai jenis Port di setiap Interface maka seperti gambar dibawah.

Selesai
Mengganti Root Bridge pada STP
Switch yang berstatus sebagai ROOT BRIDGE maka semua PORTNYA FORWARD.
Jadi dengan topologi yang sama kita akan ubah Root Bridge nya menjadi Switch yang sebelah kiri , sehingga port yang blocking akan berubah menjadi di switch yang kanan. Ini topologi sebelumnya

Untuk mengubah Root Bridge bisa menggunakan 2 cara yaitu Priority dan Bandwidth. Seperti yang diketahui bahwa switch dengan priority terkecil akan menjadi Root Bridge. Maka dari itu kita akan mengubah priority di Switch 1 menjadi lebih kecil dari Switch yang sebelah kanan.
Untuk yang Priority bisa gunakan perintah berikut

Yang perlu diingat bahwa priority hanya bisa menggunakan kelipatan 4096. Selain itu maka tidak bisa. Jika sudah selanjutnya kita cek lagi Spanning Tree nya , maka status Blok Port dan Root Bridge akan berpindah.
Pada Switch 1 , akan berubah menjadi Root Bridge dan semua port nya akan menjadi Forward ( Designated ). Tambahan lagi , jika kita atur Priority nya maka secara otomatis dia kan bertambah 1, sebagai contoh tadi kita masukkan priority nya 0 maka ditambah 1 menjadi 1 (0+1=1).

Kemudian pada Switch 2 , tidak akan lagi menjadi Root Bridge , dan salah satu port nya akan ter-Blok.

Dan topologinya pun akan berubah seperti gambar dibawah ini , Port yang berwarna oranye berubah menjadi di sebelah kanan dan di Interface Fa0/2.

Selanjutnya kita lakukan percobaan lagi , kita akan buat yang diblok pindah ke atas atau ke Interface Fa0/1. Caranya adalah dengan mengubah bandwidth dari Link tersebut. Semakin besar bandwidth nya maka semakin diutamakan link tersebut. Default nya adalah 100 Mbps. Jadi kita akan mengubah Speed Fa0/1 menjadi 10 Mbps agar port nya berubah keatas (Fa0/1). Berikut caranya

Kemudian kita cek lagi , port yang diblok pasti akan berubah ke Fa0/1. Seperti berikut.

Topologinya juga berubah port yang warnanya oranye akan menjadi diatas atau di Fa0/1.

Selesai.
Simpulan
Referensi
Modul Cisco IDN
Terimakasih. Sangat membantu dalam memahami tipe-tipe bridge dan port.
SukaSuka